UNTUK SEMUA

berbudi bermarwah membawa diri dalam etika mulia

Jumat, 27 Juli 2012

Tidak berubah

Coba kita lihat, kota yang kita cintai ini semakin semeraut..tidak tertata dan jalan banyak yang terbuka..segala arah untuk menuju kota dumai kita akan di sambut dengan jalan yang sangat berliku dan berdebu jikala hujan berliku dan belender..hehe..entah lah..punya pemimpin dari pemerintah kota sampai ke pusat sedikit pun kota kita tidak di pandang, begitu banyak profit yang kita beri tapi kita di anak tiri
Diposting oleh Unknown di 22.40 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Makan Sehat untuk yang Berpuasa

Republika – Sel, 24 Jul 2012 REPUBLIKA.CO.ID, Berbagai variasi hidangan disediakan saat berbuka. Makanan-makanan itu memang menggiurkan namun belum tentu sehat. Nabi Muhammad SAW bersabda, ''Perut adalah rumah segala penyakit dan penjagaan atas makanan adalah awal pengobatan. Permulaan segala penyakit adalah mengisi perut dengan berlebihan.'' Anggota Ikatan Dokter Pemerhati Pengobatan Timur, dr Sukarliono, menjabarkan cara memilih makanan sehat kala berpuasa. Ia menyebutkan, sistem pencernaan dibagi dalam tiga fase, yaitu saat pukul 04.00 hingga 12.00 sebagai fase pembersihan. Pukul 12.00 sampai 20.00 itu fase mencerna, dan pukul 20.00 hingga 04.00 adalah fase penyusunan. Karena itulah, menurut dr Sukarliono, saat sahur sebaiknya kita jangan mengonsumsi makanan yang terlalu berat. Bahkan, kalau bisa tidak makan nasi. ''Cukup minum susu kedelai, jangan susu sapi karena tidak bisa dicerna. Ditambah dengan makan pisang atau kurma atau bubur gandum,'' jelasnya. Bisa juga makan nasi, namun dalam jumlah yang tidak banyak. Nasi ini sebaiknya ditambah dengan lauk pauk yang bagus dan mengandung kedelai, seperti tempe. ''Hindari konsumsi daging atau ayam, karena susah dikunyah, dan akhirnya akan terjadi pembusukan. Makanlah sayur-sayuran yang banyak,'' jelasnya. Jika ingin makan telur, yang baik adalah didadar setengah matang. Telur seperti ini lembut dan mudah dicerna. Selain itu, minum merupakan kebutuhan yang sangat penting, misalnya 3-4 gelas air putih ataupun jus saat sahur. Sedangkan untuk berbuka, dr Sukarliono menganjurkan diawali dengan makanan manis, seperti kolak. ''Ini berfungsi untuk menaikkan gula darah. Habis turun dinaikan dulu,'' katanya. Setelah itu, Shalat Maghrib dahulu, supaya memberi kesempatan pada tubuh untuk bersiap. ''Karena pencernaan merupakan pekerjaan yang berat,'' katanya. Untuk makanan ringan (snack), ia menganjurkan asupan yang dikukus. Makanan seperti ini jauh lebih baik daripada yang digoreng. ''Makanan atau tepung yang digoreng itu mengandung acrilmida toksin, dan ini akan membebani liver. Kita akan jadi lemah,'' katanya. Setelah selesai shalat, barulah makan berat. Tidak apa mengonsumsi nasi asalkan tidak banyak, dua centong cukup, kalau bisa satu centong. Untuk lauk, pilihannya sama, hindari daging dan ayam. ''Untuk minum pun sama, sebaknya empat gelas, bisa minum es buah atau air putih,'' katanya. Dilanjutkan dengan shalat tarawih. Sehabis tarawih, bisa mengonsumsi buah. Misalnya pepaya, nanas, atau yang lebih bagus adalah apel karena mengandung banyak serat. ''Kita memang harus banyak mengonsumsi sayur dan buah. Supaya proses pembuangan lancar, toksin rendah, dan beban liver ringan,'' ujarnya. Menu makanan sehat seperti ini bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di luar bulan puasa.
Diposting oleh Unknown di 21.44 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Halaman Pajak

www.ortax.org
Diposting oleh Unknown di 01.20 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Geografis Kota Dumai

KONDISI GEOGRAFIS

Kota Dumai merupakan salah satu Kota di Propinsi Riau, dengan nama ibukota yaitu Dumai. Kota Dumai berada di pesisir pantai pulau Sumatera sebelah timur. Wilayah Dumai berada pada posisi antara 1010.23".37' - 1010.8".13' bujur timur dan 10.23".23' - 10.24".23' lintang utara. Berdasar posisi ini, zona waktu Dumai adalah UTC+7. Dumai memiliki luas wilayah 1.727.385 Km2. Batas-batas wilayah Kota Dumai bersebelahan dengan wilayah sebagai berikut :


  • Sebelah utara berbatasan dengan Selat Rupat.


  • Sebelah timur berbatasan dengan Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis.


  • Sebelah selatan berbatasan dengan Kecamatan Mandau dan Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis.


  • Sebelah barat berbatasan dengan Kecamatan Tanah Putih dan Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir.

    Posisi Dumai juga berdekatan dengan dua negara asing yaitu Singapura dan Malaysia.
    Iklim di Dumai adalah iklim tropis dengan dua musim yaitu musim hujan dan musim kemaraua. Suhu udaranya rata-rata antara 21 - 35 0C dan rerata curah hujan antara 100 - 300 mm.

    Dumai sebagian terdiri dari dataran rendah di bagian utara dan di sebelah selatan sebagian adalah dataran tinggi. Kondisi tanahnya mayoritas berupa tanah rawa yang bergambut dengan kedalaman antara 0 - 0,5 m. Struktur tanah umumnya terdiri dari tanah podsolik merah kuning dari batuan endapan, alluvial dan tanah organosol dan gley humus dalam bentuk rawa-rawa atau tanah basah.

    Terdapat 15 sungai di wilayah Dumai. Sungai-sungai tersebut dapat dilayari kapal pompong, sampan dan perahu sampai jauh ke hulu sungai. Sungai-sungai tersebut adalah sungai :
    1. Buluala (40 Km.)
    2. Geniut (12 Km.)
    3. Kepala Beruang (5 Km.)
    4. Kemeh (10 Km.)
    5. Mampu (13 Km.)
    6. Merambung (7 Km.)
    7. Mesjid (29 Km.)
       8. Nerbit (12 Km.)
     9. Pelintung (8,5 Km.)
    10. Santaulu (22 Km.)
    11. Selinsing (4 Km.)
    12. Senepis (35 Km.)
    13. Tanjung Leban (3 Km.)
    14. Teluk Dalam (10 Km.)
    15. Teras (10 Km.)


    Sebagian wilayah Dumai masih berupa hutan. Banyak flora maupun fauna yang ada di hutannya. Fauna utama yang ada di hutan Dumai adalah harimau Sumatera. Binatang ini dilindungi di wilayah khusus yaitu Senepis.

    Diposting oleh Unknown di 01.06 Tidak ada komentar:
    Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

    Sejarah Kota Dumai

    S e j a r a h


    Nama Dumai menurut cerita rakyat tentang Puteri Tujuh, berasal dari kata di lubuk dan umai (sejenis binatang landak) yang mendiami lubuk tersebut. Karena sering diucapkan cepat, lama kelamaan kata-kata tersebut bertaut menjadi d'umai dan selanjutnya menjadi dumai.

     

    Pada era tahun 1930-an, Dumai merupakan suatu dusun nelayan kecil yang terdiri atas beberapa rumah nelayan. Penduduknya bertambah ketika Jepang mendatangkan kaum romusha (pekerja paksa jaman penjajahan Jepang) dari Jawa. Seiring perubahan waktu, terjadi perubahan status Dumai sebagai berikut :


  • Tahun 1945 - 1959, status Dumai tercatat sebagai desa.


  • Tahun 1959 - 1963, Dumai masuk dalam wilayah Kecamatan Rupat.


  • Tahun 1963 - 1964, Dumai berpisah dari Kecamatan Rupat dan berubah status menjadi kawedanan.


  • Berdasar PP No.8 Tahun 1979 tertanggal 11 April 1979, Dumai berubah status menjadi Kota Administratif (merupakan kota administratif pertama di Sumatera dan ke-11 di Indonesia) di bawah Kabupaten Daerah Tingkat (Dati) II Bengkalis.


  • Berdasar UU No.16 Tahun 1999 tanggal 20 April 1999 (Lembaran Negara Tahun 1999 Nomor 50, tambahan Lembaran Negara Nomor 3829), Dumai berubah status menjadi Kotamadya sehingga menjadi Kotamadya Dati. II Dumai. Seiring perkembangan politik di Indonesia, berdasar UU No. 22 Tahun 1999 maka Kotamadya Dumai berubah menjadi Kota Dumai. Masa jabatan Walikota Dumai pertama dari tanggal 27 April 1999 sehingga tanggal 27 April dijadikan hari ulang tahun Kota Dumai.


    Filosofis dasar atas peningkatan status Dumai dalam pengelolaan wilayah administrasi pemerintahan adalah untuk pemperpendek rentang kendali, mempercepat tingkat pelayanan dan memperbesar peran masyarakat dalam penyelenggaraan pemerintahan, pengelolaan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, disamping menangkap peluang pengembangan ekonomi.

    Sumber : buku Dumai Tempo Doeloe, 2004
    Diposting oleh Unknown di 01.04 Tidak ada komentar:
    Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

    Profil Kota Dumai

     
    Secara geografis, Kota Dumai terletak di 1023 – 1024’23” Bujur Timur dan 101023’37” - 101028’13” Lintang Utara. Wilayah Kota Dumai beriklim tropis dengan curah hujan antara 100-300 cm dan suhu udara 24-330C dengan kondisi tanah rawa bergambut. Kota Dumai memiliki luas wilayah 1.727.385 Km2 dan merupakan kota terluas nomor dua di Indonesia setelah Manokwari.

    Batas wilayah Kota Dumai adalah sebagai berikut:

    Sebelah Utara berbatasan dengan Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis.
    Sebelah Timur berbatasan dengan Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis.
    Sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan Mandau dan Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis.
    Sebelah Barat berbatasan dengan Kecamatan Bangko dan Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir.

    Kota Dumai terdiri atas 5 kecamatan dan terbagi menjadi 32 kelurahan yaitu :

    a). Dumai Barat dengan kelurahan :

    1. Bagan Keladi
    2. Bukit Datuk
    3. Bukit Timah
    4. Laksamana
    5. Mekar Sari
    6. Pangkalan Sesai
    7. Purnama
    8. Ratu Sima
    9. Rimba Sekampung
    10. Simpang Tetap Darul Ichsan


    b). Dumai Timur dengan kelurahan :

    1. Bintan
    2. Bukit Batrem
    3. Buluh Kasap
    4. Dumai Kota
    5. Jaya Mukti
    6. Sukajadi
    7. Tanjung Palas
    8. Teluk Binjai
    9. Bumi Ayu


    c). Bukit Kapur dengan kelurahan :


    1. Bagan Besar
    2. Bukit Kayu Kapur
    3. Bukit Nenas
    4. Gurun Panjang


    d). Medang Kampai dengan kelurahan :



    1. Guntung
    2. Mundam
    3. Teluk Makmur
    4. Pelintung


    e). Sungai Sembilan dengan kelurahan :



    1. Bangsal Aceh
    2. Basilam Baru
    3. Batu Teritip
    4. Lubuk Gaung
    5. Tanjung Penyembal
    Diposting oleh Unknown di 00.10 Tidak ada komentar:
    Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

    Kamis, 26 Juli 2012

    Arahan Direktur Jenderal Pajak dalam Acara Pembukaan Penataran Bela Negara Gelombang Pertama



    Jumat, 29 Juni 2012 - 17:09
    Pada hari Senin, tanggal 25 Juni 2012, bertempat di Markas Komando Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) Group C, Bogor Jawa Barat, dilaksanakan pembukaan Penataran Bela Negara. Dalam acara tersebut Direktur Jenderal Pajak menyampaikan arahan sebagai berikut:
    Penataran Bela Negara bagi Account Representative (AR), Fungsional Pemeriksa, dan Juru Sita merupakan pelatihan yang penting bagi penguatan karakter pegawai Ditjen Pajak. Sifat pekerjaan di Direktorat Jenderal Pajak membutuhkan karakter leadership, disiplin, tegas, berdasarkan peraturan. Target penerimaan pajak setiap tahun selalu meningkat jumlahnya. Banyak hal yang kita lakukan untuk mencapai target tersebut, pembenahan sistem administrasi, peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia, dan sebagainya. Hal terpenting yang harus DJP miliki untuk mencapai target tersebut adalah motivasi dan semangat yang kuat dalam diri kita serta komitmen yang kuat terhadap bangsa dan negara.
    Kekurangan kita selama ini adalah cenderung menunggu Wajib Pajak yang datang untuk melapor dan menyetor pajaknya sendiri. Sudah saatnya kita bersikap pro aktif mengingatkan Wajib Pajak untuk memenuhi kewajibannya secara terus menerus. Kita harus tangguh dan berani menghadapi tantangan apapun yang menghadang di depan kita. Itulah perbedaan pegawai Ditjen Pajak dengan pegawai negeri lainnya.
    Pilihan kita untuk bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia dalam penataran ini adalah karena TNI mempunyai organisasi yang solid dan anggota TNI mempunyai disiplin, militansi, integritas dan semangat yang tinggi dalam melaksanakan tugas bela Negara.
    Saya menilai secara keseluruhan semangat kita dalam melaksanakan tugas perlu diperbaharui. Dari tahun ke tahun jumlah pembayar pajak kita tumbuh secara kurang signifikan. Pertumbuhan jumlah Wajib Pajak yang melaporkan SPT Tahunan tiap tahun rata-rata hanya 300.000 Wajib Pajak. Jumlah Wajib Pajak Orang Pribadi yang melaporkan SPT Tahunannya tahun 2011 hanya 8,9 juta orang. Jumlah tersebut masih sangat kecil apabila dibandingkan dengan jumlah angkatan kerja di Indonesia yang mencapai 110 juta orang. Dengan jumlah kenaikan sebesar 300.000 Wajib Pajak per tahun, maka perlu bertahun-tahun agar  kita dapat mencapai angka dua kali lipat jumlah Wajib Pajak sekarang.
    Badan usaha yang melaporkan SPT Tahunannya hanya 500.000 perusahaan dari kurang lebih 1,9 juta perusahaan yang terdaftar sebagai wajib pajak. Jumlah ini juga amat kecil jika dibandingkan dengan jumlah badan usaha yang berdomisili tetap sebanyak 12,9 juta perusahaan. Target yang dibebankan ke DJP tahun ini sebesar 885 trilyun rupiah. Jumlah tersebut hanya akan ditanggung oleh 500.000 perusahaan dan 8.9 juta orang.
    Kita butuh organisasi yang solid, sistem yang bagus dan Sumber Daya Manusia yang tangguh dan aktif menggali potensi pajak. Jika kita hanya menunggu orang membayar pajak, maka yang kita dapatkan hanya  300.000 Wajib Pajak per tahun.
    Oleh karena itu kita memutuskan untuk melakukan transformasi Sumber Daya Manusia dengan melakukan penataran bela Negara di tempat ini, dengan harapan sikap dan semangat kita berubah ke arah yang lebih baik. Penataran ini akan berhasil apabila Saudara-saudara mampu mengubah diri anda menjadi pribadi yang tangguh, pantang menyerah, berkarakter kesatria dan aktif dalam melaksanakan tugas serta bertanggung jawab.www.pajak.go.id
    Diposting oleh Unknown di 23.50 Tidak ada komentar:
    Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
    Postingan Lebih Baru Beranda
    Langganan: Komentar (Atom)

    Pengikut

    Langganan

    Postingan
    Atom
    Postingan
    Semua Komentar
    Atom
    Semua Komentar

    Cari Blog Ini

    Arsip Blog

    • ►  2017 (1)
      • ►  Januari (1)
    • ►  2016 (95)
      • ►  Oktober (10)
      • ►  September (15)
      • ►  Agustus (7)
      • ►  Juli (16)
      • ►  Juni (9)
      • ►  Mei (14)
      • ►  April (11)
      • ►  Maret (13)
    • ►  2015 (2)
      • ►  November (2)
    • ►  2014 (5)
      • ►  Oktober (1)
      • ►  Januari (4)
    • ►  2013 (16)
      • ►  Desember (1)
      • ►  Juli (3)
      • ►  Juni (2)
      • ►  April (4)
      • ►  Maret (2)
      • ►  Januari (4)
    • ▼  2012 (56)
      • ►  Desember (4)
      • ►  November (23)
      • ►  Oktober (19)
      • ►  September (2)
      • ►  Agustus (1)
      • ▼  Juli (7)
        • Tidak berubah
        • Makan Sehat untuk yang Berpuasa
        • Halaman Pajak
        • Geografis Kota Dumai
        • Sejarah Kota Dumai
        • Profil Kota Dumai
        • Arahan Direktur Jenderal Pajak dalam Acara Pembuka...

    Mengenai Saya

    Lihat profil lengkapku

    Translate

    Total Tayangan Halaman

    Yang sering

    • Lowongan Kerja PT KLK Dumai - Dumai Portal ::. situs berita online dumai terkini
      Lowongan Kerja PT KLK Dumai - Dumai Portal ::. situs berita online dumai terkini
    • Sejarah Kota Dumai
      S e j a r a h Nama Dumai menurut cerita rakyat tentang Puteri Tujuh, berasal dari kata di lubuk dan umai (sejenis b...
    • Pajak Berganda
      PENGERTIAN PAJAK BERGANDA Kneclitle dalam bukunya “Basic Problems in International Fiscal Law” (1979) membagi pengertian pajak berganda sec...
    • Lowongan Kerja PT Sari Dumai Sejati - Dumai Portal ::. situs berita online dumai terkini
      Lowongan Kerja PT Sari Dumai Sejati - Dumai Portal ::. situs berita online dumai terkini
    • Profil Kota Dumai 2012
      New Report Kota Dumai adalah sebuah kota di Provinsi Riau, Indonesia, sekitar 188 km dari Kota Pekanbaru. Sebelumnya, kota Dumai merupakan ...
    • Lowongan Kerja PT Chevron Pacific Indonesia - Dumai Portal ::. situs berita online dumai terkini
      Lowongan Kerja PT Chevron Pacific Indonesia - Dumai Portal ::. situs berita online dumai terkini
    • Lowongan Kerja PT Holcim Indonesia Tbk | Dumai Portal :: situs berita online dumai terkini | dumai news
      Lowongan Kerja PT Holcim Indonesia Tbk | Dumai Portal :: situs berita online dumai terkini | dumai news
    • 162/PMK.011/2012 (PTKP 2013)
      PERATURAN MENTERI KEUANGAN TENTANG PENYESUAIAN BESARNYA PENGHASILAN TIDAK KENA PAJAK BERLAKU JANUARI 2013  Besarnya penghasilan tidak kena ...
    • Geografis Kota Dumai
      KONDISI GEOGRAFIS Kota Dumai merupakan salah satu Kota di Propinsi Riau, dengan nama ibukota yaitu Dumai. Kota Dumai berada di ...
    • Dumai Portal :: situs berita online dumai terkini | dumai news: UMK Dumai 2013 Distujui Gubri
      Dumai Portal :: situs berita online dumai terkini | dumai news: UMK Dumai 2013 Distujui Gubri
    Tema Jendela Gambar. Diberdayakan oleh Blogger.